Jumat, 19 Juni 2026

Implementasi Web Server di Windows XP Client Menggunakan Aplikasi Web Server Inventaris

1. Tujuan

Praktikum ini bertujuan untuk mengimplementasikan web server pada sistem operasi Windows XP Client menggunakan aplikasi Web Server Inventaris. Melalui implementasi ini, aplikasi inventaris dapat dijalankan dan diakses melalui browser sehingga memudahkan proses pengelolaan data inventaris secara terkomputerisasi.

2. Perangkat yang Digunakan

Perangkat yang digunakan dalam implementasi web server ini adalah sebagai berikut:

  • Sistem Operasi Windows XP Professional

  • XAMPP sebagai web server lokal

  • Browser Mozilla Firefox atau Google Chrome

  • Aplikasi Web Server Inventaris

  • Database MySQL

  • phpMyAdmin sebagai alat manajemen database

3. Langkah-Langkah Implementasi

A. Instalasi XAMPP

Langkah pertama adalah menginstal aplikasi XAMPP yang berfungsi sebagai web server lokal.

  1. Jalankan file installer XAMPP.

  2. Klik tombol Next pada setiap tahapan instalasi.

  3. Tentukan lokasi instalasi, misalnya:

    C:\xampp
    
  4. Tunggu hingga proses instalasi selesai.

  5. Setelah selesai, buka XAMPP Control Panel.

  6. Aktifkan layanan Apache dan MySQL dengan menekan tombol Start.

  7. Pastikan status kedua layanan berubah menjadi aktif (Running).

B. Menyiapkan Aplikasi Inventaris

Setelah web server aktif, langkah berikutnya adalah menempatkan aplikasi inventaris pada direktori web server.

  1. Buka folder tempat aplikasi inventaris disimpan.

  2. Salin folder aplikasi inventaris.

  3. Tempelkan folder tersebut ke dalam direktori:

    C:\xampp\htdocs\
    
  4. Pastikan seluruh file aplikasi berhasil tersalin tanpa ada yang terlewat.

C. Membuat Database Inventaris

Database digunakan untuk menyimpan seluruh data inventaris yang dikelola oleh aplikasi.

  1. Buka browser.

  2. Ketik alamat:

    http://localhost/phpmyadmin
    
  3. Pilih menu Database.

  4. Masukkan nama database:

    inventaris
    
  5. Klik tombol Create.

D. Mengimpor Database

Untuk mengisi struktur tabel yang diperlukan aplikasi, dilakukan proses import database.

  1. Pilih database inventaris yang telah dibuat.

  2. Klik menu Import.

  3. Klik Choose File.

  4. Pilih file database berekstensi .sql.

  5. Klik tombol Go.

  6. Tunggu hingga proses import selesai.

  7. Pastikan tabel-tabel database berhasil dibuat.

E. Konfigurasi Koneksi Database

Agar aplikasi dapat terhubung dengan database, diperlukan konfigurasi koneksi.

  1. Buka file konfigurasi aplikasi menggunakan editor teks.

  2. Sesuaikan pengaturan database seperti berikut:

       $host = "localhost";
       $user = "root";
       $pass = "";
       $database = "inventaris";
  1. Simpan perubahan konfigurasi.

F. Menjalankan Aplikasi Inventaris

Setelah konfigurasi selesai, aplikasi dapat dijalankan melalui browser.

  1. Pastikan Apache dan MySQL dalam keadaan aktif.

  2. Buka browser.

  3. Ketik alamat berikut pada address bar:

    http://localhost/inventaris
    
  4. Tekan Enter.

  5. Tunggu hingga halaman utama aplikasi muncul.

G. Pengujian Sistem

Tahap terakhir adalah melakukan pengujian terhadap fungsi-fungsi utama aplikasi.

  1. Login menggunakan akun administrator.

  2. Tambahkan data barang inventaris baru.

  3. Lakukan perubahan (edit) data barang.

  4. Hapus salah satu data barang.

  5. Lakukan pencarian data inventaris.

  6. Pastikan seluruh proses berjalan tanpa kesalahan.

4. Kesimpulan

Web server merupakan komponen penting yang berfungsi untuk menyediakan layanan akses aplikasi berbasis web melalui browser. Dengan memanfaatkan XAMPP sebagai web server lokal dan MySQL sebagai basis data, aplikasi Web Server Inventaris dapat dijalankan pada sistem operasi Windows XP Client. Implementasi tersebut memungkinkan proses pengelolaan data inventaris dilakukan secara terkomputerisasi sehingga informasi dapat diakses dan dikelola dengan lebih mudah, cepat, dan terstruktur.

1 komentar: